Mau Dapat Cuan Jutaan dari Menulis?

Keahlian menulis perlu dioptimasi agar menghasilkan cuan lumayan| Ilustrasi gambar : pixabay.com / Deeezy

Bagaimana rasanya hidup di era digital? Serba praktis kan? Serba gampang kan? Cepat dapat cuan kan?

Iya. Praktis, gampang, dan cepat. Tiga kosakata itu sepertinya cukup bisa menggambarkan perihal era digital yang semakin akrab dengan kehidupan (hampir) semua orang saat ini.

Bahkan untuk merengguk cuan bernilai jutaan sepertinya bukan lagi sebuah kemustahilan seiring terbentang luasnya kesempatan di ruang digital yang menawarkan hal itu.

Tanpa perlu beranjak dari tempat duduk yang nyaman atau terbangun dari kasur busa yang empuk, kamu pun tetap memiliki peluang besar untuk meraih pundi-pundi rupiah dalam jumlah melimpah.

Syaratnya, gampang saja. Salah satunya yaitu punya keahlian menulis.

Pramodya Ananta Toer pernah mengatakan bahwa menulis itu bekerja untuk keabadian.

Keabadian dalam karya-karya yang terus dikenang oleh pembacanya, pun keabadian dalam hal penghasilan yang mengalir deras sepanjang waktu. Dapat cuan dalam jangka panjang.

Tentu, syarat dan ketentuan berlaku dong.

Mangkanya baca sampai tuntas. Oke?

Menulis di Ruang Digital

Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kamu ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri.” J.K. Rowling

Ada banyak alasan yang mendasari seseorang untuk menulis.

Mungkin di antara kalian ada yang terdorong menulis sebagai media untuk berbagi perasaan, menebar manfaat kepada orang lain, atau yang lebih pragmatis adalah dapat cuan penghasilan bagi diri sendiri.

Jadi, Apapun alasan yang kamu miliki tidak jadi soal. Semua sah-sah saja. Justru disitulah letak keindahan dari menulis.

Jikalau dulu menulis sering diidentikkan sebagai privilese bagi sebagian orang saja, datangnya era digital telah menghapus stigma itu.

Kini, semua orang bisa membagikan tulisannya kepada siapapun dan kapanpun tanpa batas ruang dan waktu.

Kamu yang punya keterampilan atau kegemaran tertentu bisa berbagi kepada siapapun melalui laman media sosial, blog pribadi, blog komunitas, website, dan lain sebagainya.

Tidak lagi terkungkung oleh paradigma lama dimana menulis itu harus melalui buku yang dicetak penerbit dan beredar di toko-toko buku populer.

Kabar baiknya, kamu pun juga bisa meraih manfaat finansial dari aktivitas menulis di dunia maya lho. Apa yang kamu tulis bisa kamu monetisasi untuk menghasilkan cuan yang lumayan.

5 Tips Menulis Dapat Cuan di Ruang Digital

Segala sesuatu itu ada ilmunya. Benar apa betul? Termasuk halnya dengan menulis di ruang digital. Kalau sekadar menulis semua orang juga bisa, bukan?

Hanya saja untuk membuat karya tulisan yang bernilai cuan memerlukan tips-tips khusus yang tidak setiap orang mampu melakukan.

Kamu beruntung menjadi salah seorang yang membaca tulisan ini. Karena tips-tips berikut pasti berguna sekali untuk menunjang aktivitas menulismu sehingga bisa lebih menghasilkan.

Apa saja tips-tipsnya? Yuk, kita simak.

#1. Ikutan Kompetisi Menulis

Kompetisi menulis bisa dengan mudah kamu temui di berbagai laman media sosial seperti facebook, instagram, hingga linkedin.

Platform blog komunitas seperti kompasiana, kumparan, retizen, dan IDN Times pun seringkali mengadakan lomba menulis bagi anggota komunitasnya.

Genre tulisan yang diperlombakan pun bermacam-macam, mulai dari esai, opini, cerpen, sampai dengan pembuatan skrip konten.

Kamu yang punya keahlian menulis di salah satu bidang tadi bisa turut serta. Atau bahkan mencoba mengikuti semua pun tidak jadi masalah. Syukur-syukur kalau bisa memenangi semuanya.

Beberapa lomba menulis menawarkan hadiah mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Diantaranya bahkan tidak segan-segan memberikan nominal hadiah mencapai puluhan juta kepada para juara.

Apabila kamu berani mengambil kesempatan emas ini dan memberikan segenap dedikasi disana maka peluang untuk memenangkan hadiah jutaan rupiah hanya tinggal menunggu waktu saja. Tidak percaya? Silakan kamu coba saja.

Sumber : republika.co.id

#2. Gabung Platform Menulis Berbayar

Terkadang memenangi kompetisi menulis terasa sulit dilakukan oleh sebagian orang. Akan tetapi, beberapa platform blog memberikan kesempatan besar kepada para penulis untuk meraup sejumlah uang dari tulisan yang mereka buat.

Sebuah tulisan dihargai per pageview dengan nominal rupiah tertentu. Sehingga ketika semakin banyak sebuah tulisan mendapatkan view maka rupiah yang didapat pun akan semakin besar.

Platform blog seperti retizen, kompasiana, dan IDN Times memberlakukan kebijakan dimana para penulis akan mendapatkan cuan berdasarkan performa tulisan yang mereka buat.

Mungkin yang berbeda adalah terkait mekanisme klaim rupiahnya saja. Ada yang menggunakan versi pengumpulan poin untuk ditukar dengan sejumlah uang, seperti yang dilakukan IDN Times.

Atau ada juga yang langsung memberikan nominal uang yang didapat berdasarkan pageview yang diperoleh selama kurun waktu tertentu seperti di kompasiana.

Sumber : kompasiana.com

#3. Kirim Artikel ke Media Online

Ladang penghasilan di ruang digital pada dasarnya beraneka ragam. Termasuk yang berkaitan dengan keterampilanmu menulis.

Ada cukup banyak media online yang menawarkan kesempatan kepada para penulis lepas untuk menyajikan opini ataupun jenis-jenis tulisan yang lain.

Biasanya pihak redaksi mempersyaratkan tulisan dengan karakteristik khusus yang masuk ke mereka. Yang mana untuk artikel dimuat akan mendapatkan honorarium dengan besaran tertentu.

Mojok.co misalnya, para penulis yang tulisannya berhasil dimuat disana akan mendapatkan kompensasi finansial dengan nominal lumayan. Tulisan esai atau opini bergaya ‘slengean’, satir, dan informal menjadi ciri khas yang mesti kamu ikuti sebelum mengirim artikel ke mojok.

Kalaupun kamu kurang cocok dengan gaya tulisan mojok, masih ada banyak media online lainnya yang bisa kamu jadikan sasaran kirim artikel untuk menambah pundi-pundi cuanmu dari menulis.

Sumber : Mojok.co

#4. Optimasi Blog Pribadi

Blog pribadi akan menjadi aset yang luar biasa bagi kamu yang gemar menulis. Apalagi ketika tulisan di dalam blog pribadimu itu banyak mendapatkan kunjungan.

Agar meningkatkan traffic kunjungan blog pastinya butuh pengoptimalan di sana sini. Yang paling utama tentu dari konten blog yang kamu buat haruslah menyajikan sesuatu yang menarik minat banyak orang.

Blog pribadi yang kamu punya jikalau dikelola secara tepat akan membuatmu memiliki penghasilan tambahan. Mungkin itu dari iklan, Adsense, atau dari kompetisi menulis yang mempersyaratkan penggunaan blog pribadi sebagai media publikasinya.

Agar lebih optimal dalam mengelola blog pribadi ciri khas mutlak diperlukan. Karena pasti ada jutaan blog-blog lain yang bertebaran di dunia maya. Sedangkan kamu hanyalah salah satunya saja sehingga mesti menawarkan sesuatu yang berbeda agar bisa menarik perhatian.

Blog dwiandikapratama.com merupakan salah satu contoh blog pribadi yang berhasil dioptimasi oleh pemilihnya sehingga menjadi lahan cuan yang menguntungkan bagi pemiliknya.

Sumber : dwiandikapratama.com

#5. Kemas Tulisan Jadi Konten Video

Sebuah tulisan yang pernah kamu publikasi sebenarnya tidak berhenti sampai disitu saja potensi menghasilkan cuannya.

Konten tulisan tersebut bisa kamu kemas agar menjadi lebih komunikatif untuk disampaikan sebagai skrip naskah video publikasi konten di kanal youtube.

Apalagi jumlah penikmat konten video cenderung lebih besar ketimbang penikmat konten tulisan. Dengan demikian maka tulisan yang kamu buat bisa mendapatkan manfaat ganda dari publikasi artikel dan juga publikasi video.

Sudah bukan rahasia lagi kalau content creator sekarang berlomba-lomba menghadirkan karya di youtube agar bisa dimonetisasi menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan.

Sumber : ngomonginuang.com

Nah, itu dia kelima tips yang bisa kamu praktikkan agar supaya aktivitas menulismu bisa memberikan dampak optimal dalam menghasilkan uang.

Dalam hal ini, jangan lupa juga bahwa semuanya butuh waktu dan proses. Kamu hanya perlu memulainya sekarang.

Syarat Agar Optimal dapat Cuan dari Menulis

Saya sudah melakukan semua tips yang disebutkan tadi, tapi kenapa masih kecil sekali penghasilan yang saya dapat dari menulis ya?”

Adakah di antara kamu yang merasakan hal seperti itu?

Jika demikian, kamu tidaklah sendiri. Ada banyak orang lain di luar sana yang merasakan situasi serupa.

Namun, disinilah letak perbedaan dari mereka yang bergairah dengan mereka yang gampang menyerah.

Kamu pasti tahu kalau Thomas Alfa Edison saja harus melakukan 10.000 kali percobaan terlebih dahulu sebelum berhasil menemukan lampu pijar.

Ketika tulisanmu ternyata masih belum banyak membuahkan hasil coba deh kamu periksa ulang, sudah berapa kali kamu mencoba? Baru satu kali? Sudah ratusan kali? Ribuan kali?

Bisa jadi keluhan gagalmu itu barulah pada percobaan yang kesepuluh atau bahkan kurang.

Sangat mungkin kamu sebenarnya butuh kegagalan lebih banyak untuk memahami sejauh mana keahlian menulismu berkembang.

Oleh karena itu, Yang paling kamu butuhkan manakala perasaan tidak menghasilkan apa-apa dari menulis timbul di kepalamu sebenarnya adalah kesabaran serta kegigihan (persisten) untuk terus mencoba lagi dan lagi.

Teruslah menulis. Teruslah belajar mengasah kemampuan menulismu. Jalankan semua tips tadi. Dan lihat apa yang akan terjadi kemudian.

Selamat menulis.

Maturnuwun,

Agil Septiyan Habib

Share this article :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top